SENIN , 19 NOVEMBER 2018

Polda Papua Barat Siap Gelar Operasi Ramadniya Mansinam-2017

By: Redaktur Tribrata Papua Barat
Kamis , 15 Juni 2017 15:44

Tribratanewspapuabarat.com-Jajaran Kepolisian dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri 1438 H Sandi Ramadniya digunakan untuk sandi operasi pengamanan hari raya Idul Fitri 1438 H, khusus di wilayah  Papua Barat, Polda Papua Barat akan menggelar Operasi Ramadniya Mansinam-2017 yang berlangsung selama 16 hari mulai tanggal 19 Juni s/d 4 Juli 2017 mendatang.

Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Papua Barat Kombes Pol Moch. Sagi D. A., S.H. saat memberikan paparan pada acara Rapat Koordinasi Eksternal yang digelar di Aula Rupatama Polda Papua Barat mengatakan jajaran Polda Papua Barat akan melaksanakan Apel Gelar Pasukan di dengan melibatkan berbagai instansi dengan mengedepankan fungsi Lalu Lintas dengan leading sektornya Ditlantas.

Hari raya Idul Fitri selalu disertai peningkatan aktivitas masyarakat yang melaksanakan mudik ke kampung halaman untuk bersilaturahmi dengan sanak saudara. Oleh karena itu tentu akan muncul implikasi lain dalam menghadapi Idul Fitri adalah meningkatnya kerawanan gangguan kamtibmas dan kriminalitas yang harus diantisipasi oleh Polri agar berjalan dengan lancar.

IMG-20170615-WA0007

“Tujuan dari terselenggaranya Ops Ramadniya untuk menjamin rasa aman masyarakat dalam melakukan perayaan Idul Fitri 1438 H meliputi kegiatan ibadah,  perjalanan menuju pulang dari kampung halaman (mudik & balik)  serta kegiatan belanja,  silaturahmi,  ziarah kubur,  dan rekreasi / wisata” jelas Kombes Pol Moch. Sagi.

Menjadi sasaran dari operasi ini antara lain tempat ibadah,  pusat perbelanjaan,  pemukiman, terminal bus,  bandara,  pelabuhan,  jalan,  obyek wisata, serta kegiatan masyarakat seperti  ibadah, belanja, ziarah, mudik maupun rekreasi.

Karo Ops menambahkan target Operasi Ramadniya Mansinam-2017 yang akan digelar yakni  terciptanya kondisi Kamseltibcarlantas yang kondusif dengan berkurangnya indikator kecelakaan lalu lintas, pelanggaran dan kemacetan dalam berlalu lintas.

Sebanyak 460 personil Polri, 110 personil TNI, 90 personil Dishub, 54 personil Dinas Kesehatan, ASDP/Pelabuhan 20 orang ,130 personil Pol PP, 9 personil Jasa Raharja, dan Orari sebanyak 41 personil. Untuk wilayah rawan bencana terdapat rawan banjir 13 titik, rawan longsor 9 titik. Sedangkan Pos pelayanan di wilayah Papua Barat terdapat 12 pos,  pos pengamanan 17 pos, akan mulai beroperasi terhitung mulai tanggal 19 Juni 2017.


Komentar

Create Account



Log In Your Account