JUMAT , 24 NOVEMBER 2017

Polres Raja Ampat Berhasil Ciduk Ayah Bejat yang Cabuli 6 Anak Dibawah Umur

By: Redaktur Tribrata Papua Barat
Rabu , 02 Agustus 2017 12:51

Tribratanewspapuabarat.com-Kepolisian Resor Raja Ampat dalam hal ini Satuan Reserse Kriminal yang dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Robin Kumbarayuda, S. Sos melakukan Penangkapan terhadap Pelaku tindak Pidana perbuatan Cabul terhadap anak dibawah umur, Selasa (1/07/2017) pukul 11.00 wit.

IMG-20170802-WA0035

Perbuatan tersangka SW benar-benar biadab dan melukai perasaan para orang tua, Bagaiaman tidak tersangka yang sehari-hari adalah merupakan tetangga
dan sekaligus sebagai ketua RW di Kompleks Perumahan 300 Kelurahan Bonkawir Kabupaten Raja Ampat.

Pelaku yang sehari-harinya sebagai pedagang dan tukang ojek itu berhasil memperdaya korbanya sebanyak 6 (enam) orang anak perempuan yang rata-rata berusia 10 tahun sampai 12 tahun dimana masih rata-rata anak Sekolah Dasar (SD).

Adapun modus SW untuk melakukan perbuatan cabul terhadap para korbanya adalah dengan cara membujuk, memberikan uang, roti, dan biskuit sehingga korbanya mau diajak mandi-mandi di Pantai.

Pada saat korbanya mandi-mandi Pelaku SW meraba-raba dan memasukkan jari tanganya kebagian terlarang tubuh korban, lalu tersangka juga berpura-pura mengajari anak-anak berenang di pantai dan pada kesempatan mengajarkan berenag tersebut dipergunakan oleh tersangka SW menggerayangi tubuh korbanya.

Lebih parahnya lagi tersangka SW memperdayai korbanya yang setelah selesai sholat di Masjid menawari uang dan menarik korbanya dan melakukan perbuatan cabul.

Yang lebih konyol lagi ada korbanya tiga orang dalam satu keluarga Kakak beradik sehingga orang tuanya sangat geram & marah dan melaporkan ke Polres Raja Ampat.

Perbuatan tersangka ini ketahuan karena anak-anak yang menjadi koban melaporkan kepada orang tuanya bahwa tersangka melakukan perbuatan Cabul.
Kejadian ini sudah berlangsung sejak bulan Pebruari 2017

Akan tetapi para korbanya takut memberitahukan kepada orang tuanya karena diancam oleh tersangka SW tidak boleh beritahu siapa-siapa kalau Kasih tau saya akan saya bunuh.

Atas perbuatanya tersebut tersangka mendekam diabalik jeruji Besi Rumah Tahanan Negara Polres Raja Ampat yang dijerat dengan Pasal 82 UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan terhadap UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman Minimal 5 Tahun dan Maksimal 15 tahun.

Humas Polres Raja Ampat


Komentar

Create Account



Log In Your Account