SABTU , 23 SEPTEMBER 2017

Pjs Kapolsek Aimas Bersama Anggota Polsek Aimas Amankan Pelaku dan Korban Penganiayaan Yang Berawal Dari Aksi Pemalangan

By: Redaktur Tribrata Papua Barat
Rabu , 13 September 2017 16:18

Tribratanewspapuabarat.com-Pjs Kapolsek Aimas Akp Muhammad Definubun dan Waka Polsek Aimas Ipda Amiruddin serta gabungan Anggota Polsek Aimas dan Anggota Pos Pol Mayamuk mengamankan Pelaku dan korban penganiayaan ke Polsek Aimas Polres Sorong, Selasa ( 12/09/2017 ) pukul 13.00 Wit

IMG-20170913-WA0040

Adapun kronologis penganiayaan tersebut adalah sebagai berikut :
1. Pada hari Selasa tanggal 05 September 2017 telah terjadi aksi pemalangan terhadap lokasi pemekaran kampung Malamai yang baru di mekarkan dari kampung klain SP III kelurahan Makbusun distrik Mayamuk kabupaten Sorong yang dilakukan oleh warga suku Moi yang di koordinir oleh Marga Felix selaku pemilik hak ulayat dengan menggunakan bambu ( bambu tui ) yang terikat kain merah.

2. Marga Felix melakukan pemalangan kampung Malamai karenakan pemekaran kampung tersebut tidak ada pemberitahuan sebelumnya kepada marga felis selaku pemilik hak ulayat.

3. Menurut Marga Felix bahwa saat ini pemekaran daerah baru kampung Malamai belum tepat dan terkesan di paksakan karena belum ada penduduknya dan lokasi tersebut masih masuk wilayah kampung klain sehingga kami keberatan untuk dilakukan pemekaran kampung Malamai.

IMG-20170913-WA0042

4. Warga suku Moi khususnya marga Felix selaku pemilik ulayat tidak menerima pemekaran daerah baru kampung malamai yang di pimpin oleh kepala kampung dari suku lain yaitu suku Ayamaru dan berdomisili di Kota Sorong, sedangkan warga suku Moi sendiri khususnya marga Felix masih bisa memimpin kampung sendiri.

5. Marga Felix meminta kepada pemerintah daerah Kabupaten Sorong untuk membatalkan pemekaran kampung Malamai yang menurut warga Moi tidak wajar dan terkesan di paksakan yang sarat kepentingan pihak pihak tertentu dan hanya mengejar dana desa.

5. Bahwa aksi pemalangan terhadap lokasi pemekaran daerah baru kampung Malamai yang di mekarkan dari kampung Klain yang hingga saat ini belum ada penghuni / bangunan yang di lakukan oleh beberapa orang warga suku moi dari marga Felix karena merasa kecewa pemekaran itu terkesan di paksakan dengan adanya kepentingan pihak pihak tertentu dan tanpa ada koordinasi dengan marga felis selaku pemilik ulayat, selain itu massa kecewa kampung tersebut di pimpin oleh warga suku lain yang tidak berdomisili di kampung Malamai / kampung Klain.

IMG-20170913-WA0043

6. Pada hari Selasa tanggal 12 September 2017 pukul 16.40 Wit salah Marga Felix atas nama Martinus Felix ( Pelaku ) yang sudah trovopokasi oleh pihak-pihak tertentu dalam keadaan mabuk membuka palang dan setelah itu mendatangi kediaman Kepala Kampung Klain Alex Felix ( korban ) di jalan Newilik Kampung Klain dengan membawa parang, tombak dan langsung mengamuk kemudian melakukan pengrusakan terhadap rumah korban yang mengakibatkan 3 (tiga) jendela kaca mengalami kerusakan yang pada saat itu korban tidak berada di rumahnya.

7. Pukul 17.00 Wit Korban selaku Kepala Kampung Klain mendatangi Pelaku dengan maksud untuk meredah dan memberikan nasehat namun kedatangan korban tidak di terima dengan baik oleh pelaku sehingga langsung mengamuk dan membacok korban dengan menggunakan parang di bagian lengan tangan sebelah kiri.


Komentar

Create Account



Log In Your Account