SELASA , 16 OKTOBER 2018

Bhabinkamtibmas Klasaman Mediasi Permasalahan Pengeroyokan

By: Redaktur Tribrata Papua Barat
Kamis , 11 Oktober 2018 20:56

Tribratanewspapuabarat.com-Kepolisian Resor Sorong Kota, bertempat di ruang problem solving polsek sorong timur telah berlangsung upaya mediasi permasalahan tindak pidana pengeroyokan dengan korban atas nama Saudara Martinus Anny yang di lakukan oleh Saudara Yunus Keremes CS, pada beberapa waktu lalu sesuai dengan laporan Polisi pada Polsek Sorong timur.

IMG-20181011-WA0088

Sehubungan dengan permasalahan tersebut yang mana setelah adanya kejadian tersebut korban telah membuat laporan polisi pada polsek sorong timur sesuai dengan pelanggaran pasal 170 Kuhp tentang tindak pidana pengeroyokan, sehingga pihak penyidik pada polsek sorong timur telah melakukan pemeriksaan melalui berita acara pemeriksaan sehingga dalam pemeriksaan tersebut di temukan antara korban dan pelaku terdapat hubungan keluarga sehingga pihak korban dan pelaku mengajukan upaya kekeluargaan kepada penyidik yang mana pengajuan tersebut di serahkan kepada Bhabinkamtibmas guna melakukan mediasi kepada kedua belah pihak.

Adapun upaya yang di lakukan oleh Bhabinkamtibmas adalah melakukan kordinasi bersama kedua belah pihak serta mengundang kedua belah pihak untuk di lakukan mediasi atas permasalahan tersebut, adapun upaya mediasi yang telah di laksanakan adalah kedua belah pihak di arahkan oleh bhabinkamtibmas bahwa dalam hal menyelesaikan suatu permasalahan tidak di gunakan istilah pembuktian kebenaran dan kesalahan melainkan mencari solusi penyelesaian yang berimbang kepada kedua belah pihak sehingga di saat mediasi berjalan kedua belah pihak telah di berikan kesempatan menjelaskan kronologis permasalahan sehingga kedua belah.

IMG-20181011-WA0086

Kedua belah pihakpun menjelaskan bahwa awal permasalahan adalah adanya penggunaan kendaran oleh korban yang awalnya hanya di pinjam sehari namun pada penggunaanya telah berlarut hingga sebulan sehingga pelaku yang sebagai pemilik mobil merasa keberatan dan mencari korban dan setelah menemukan korban pelaku bersama saudara dan teman pelaku melakukan pemukulan secara bersama sama terhadap korban sehingga korban mengalami luka dan gangguan kesehatan sehingga dengan adanya ulasan tersebut kedua keluarga bersepakat menyelesaikan secara adat dan budaya yang mengurusi hal sebab dan juga hal akibat yang artinya mengurusi pengeroyokan dan juga perbaikan kendaraan yang bersangkutan,.

Dengan demikian dalam pertemuan tersebut telah di sepakati bahwa dalam penggunaan kendaraan akan di bayar perbaikannya sedangkan untuk tindak pidana pengeroyokan akan di lakukan denda adat dengan jumlah simbol adat berupa uang tunai sebesar Rp. 100.000.000 dan kain adat sebanyak 100 potong yang mana penyelesaian secara adat tersebut telah di sepakati secara lisan pada hari ini untuk akan di laksanakan pada tanggal 24 oktober 2018 mendatang dan setelah upaya adat tersebut dilaksanakan barulah pihak korban akan mengajukan permohonan pencabutan perkara.

Mediasi berlangsung dengan aman, damai dan lancar.

Humas Polres Sorong Kota


Komentar

Create Account



Log In Your Account