SENIN , 19 NOVEMBER 2018

Penemuan Mayat, Kasat Reskrim Polres Teluk Wondama pimpin Olah TKP

By: Redaktur Tribrata Papua Barat
Kamis , 25 Oktober 2018 22:44

Tribratanewspapuabarat.com-Telah di terima laporan dari Sdr. Marthen Djopari bahwa telah ada jasad atau mayat yang di temukan (Korban gantung diri) di kampung Sasirey, distrik Rasiei, Kab. Teluk Wondama. Kamis, (25/10/2018)

Identitas mayat :
Nama : Pilemon Torey
T T L : Tandia, 08 Februari 1998 (20 Thn)
Agama : Kristen
Pekerjaan : Tidak / Belum Bekerja
Alamat : Kamp. Sasirey / Distrik Rasiei.

Sekitar Pukul 08.15 Wit Piket Gabungan dari Polres Teluk Wondama di pimpin Kasat Reskrim (IPDA. Ridho Mustofa) mendatangi TKP dan melakukan pengamanan serta giat kepolisian lainnya di sekitar TKP.

IMG-20181025-WA0065

Menurut keterangan saksi Betty Torey (adik korban), Sasirey, 04 November 1999, Kristen, Belum Bekerja, Kamp. Sasirey / Distrik Rasiei, Menerangkan bahwa sekitar Pukul 08.00 Wit dirinya baru saja tiba di rumah sepulang dari keluarga di Wasior, setelah tiba di rumah dirinya hendak mencari sayur di sekitar halaman rumah dalam keadaan memetik sayur daun singkong. Tak lama kemudian Sumber melihat ke arah Tkp dengan rasa penasaran, sumber mendekatkan diri untuk memastikan benda yang di lihat, setelah dekat sumber kaget bahwa benda yang di lihat sumber itu merupakan saudara laki-laki sumber yang tergantung di pohon mangga dalam posisi berlutut, bagian leher terikat tali jenis perlon dengan kondisi sudah tidak bernyawa atau meninggal dunia.

Melihat hal itu sumber histeris dan memanggil keluarga yang lainnya, sumber juga menjelaskan belum mengetahui pasti penyebab terjadinya peristiwa di maksud namun sumber menjelaskan bahwa sekitar dua hari yang lalu korban sempat bertengkar dengan saudara laki-laki (Kakak Korban) atas nama Andreas Torey.

IMG-20181025-WA0063

Saksi mata Bertha Msiren, Kristen, Mengurus Rumah Tangga, Kampung Sasirey / Distrik Rasiei, Menerangkan bahwa sekitar malam hari tanggal 24 Oktober 2015 (tidak mengetahui persis waktu jam) sumber dan beberapa sanak saudara di dalam rumah mendengar suara anjing mengonggong di sekitar rumah. Karena kondisi rumah gelap sumber merasa khawatir dan menyuruh saudara Timotius Inggesi alias Boy. Untuk mengecek ada apa di luar sekitar rumah dan Boy mengecek tapi tidak menemukan orang atau hal yang terjadi di sekitar rumah. Dan pagi hari baru mengetahui dari sdr. Betty Torey bahwa saudaranya gantung diri di salah satu pohon mangga yang terletak di sekitar rumah.

Pukul 10.00 Wit Korban di antar ke kamar mayat RSUD Teluk Wondama untuk di lakukan pemeriksaan oleh pihak RSUD, selanjutnya Pukul 11.10 Wit Korban atau jenasah di antar kembali ke rumah duka di kampung Sasirey, distrik Rasiei.

Menurut warga di sekitar tempat korban tinggal, korban melakukan bunuh diri dengan cara menggantungkan diri dalam kondisi tidak sadarkan diri atau dalam kondisi mengkomsumsi miras (mabuk) sehingga tidak menutup kemungkinan keluarga korban akan melakukan tindakan yang tidak di inginkan, mengingat daerah tempat korban tinggal merupakan daerah tempat penjualan minuman keras lokal jenis (Bobo dan Cap Tikus)

Langkah yang di laksanakan Sat Reskrim / Kepolisian yaitu Melakukan koordinasi dan pulbaket di sekitar pemukiman korban, Unit identifikasi Sat Reskrim telah melakukan pemeriksaan kondisi korban dan melakukan permintaan Visum et repertum pada pihak RSUD Teluk Wondama untuk proses selanjutnya.

Humas Res Teluk Wondama


Komentar

Create Account



Log In Your Account