SELASA , 16 JULI 2019

Penyampaian Aspirasi Oleh Sekelompok Masyarakat Maybrat Yang Merasa Kurang Puas Terhadap Penerimaan CPNS

By: Redaktur Tribrata Papua Barat
Jumat , 15 Maret 2019 07:58

Tribratanewspapuabarat.com-Kepolisian resor sorong, Kamis (14/03/2019) Pukul 10.00 WIT, bertempat di kantor BKN Kab. Sorong Jln. Sorong Klamono Km. 24 Kelurahan Klamesen Distrik Mariat Kab. Sorong Provinsi Papua Barat tengah berlangsung kegiatan penyampaian Aspirasi oleh Masyarakat Kab. Maybrat berjumlah -+ 200 orang.

IMG-20190315-WA0005

Hadir dalam kegiatan Drs. Yakob M. Kareth, M.Si (Kepala BKD Kab.Maybrat), Kornelius Kambu S.Sos M.Si (Kadin Pendidikan), Lewi Saa (Anggota DPRD Kab. Maybrat), AKP Emmy Fenitirum, S.Sos (Kabag Ops), Iptu Sobari (KBO Sabhara), Semuel Kambuaya (anggota MRPB), Alfons Kambu (LMA Kab. Maybrat)

Aspirasi atau orasi oleh perwakilan para Pencaker antara lain menyampaikan bahwa Kami masyarakat Maybrat ingin bertanya kenapa yang diatas umur 35 thn / honorer tidak diterima dlm penerimaan CPNS kali ini ?

IMG-20190315-WA0006

Kami meminta dlm penerimaan utk Akta Mengajar dan STR agar ditangguhkan krn merugikan kami anak asli papua dlm tes CPNS, Panitia hrs menginformasikan kpd masyarakat utk yg berusia diatas 35 thn tdk bs mengikuti CPNS agr kami tdk jauh2 dtg dn mendapat hsl yg sia2.

Mengapa penerimaan thn ini hanya di utamakan utk kesehatan dan guru. trs kami yang memiliki gelar sarjana diluar DPRD itu bgmn ?

Penyampaian atau tanggapan Ketua Panitia (Kepala BKD Kab.Maybrat) menyampaikan bahwa Penerimaan CPNS kali ini adlh formasi umum yg ketentuan serta kuotanya sdh ditentukan oleh pemerintah pusat ( Menpan )

Untuk penerimaan CPNS kali ini ketentuan yg berlaku adalah batas umur antara 18 s/d 35 tahun jika yg merasa umur diatas 35 thn nnt setelah pemilu akan di buka CPNS utk diatas umur 35 atau yg di sebut P3K.

IMG-20190315-WA0007

Untuk guru yang tdk memiliki akta mengajar hrs segera mengurus akta mengajar krn itu merupakan suatu item yg wajib dan sangat penting utk seorang guru krn jika dipaksakan utk mendaftar akan tdk diloloskan oleh sistem. sama halnya dgn kesehatan jika tdk memiliki STR maka sistem tdk akan bisa meloloskan.hal ini bukan kemauan kami selaku penitia tetapi sdh ketentuan dr pusat.

Jika kami meloloskan guru yg tdk memiliki akta mengajar dn kesehatan yg tdk memiliki STR,dikemudian hari pd saat pemeriksaan dn trjdi temuan maka kami sbg panitia akan disalahkan krn dianggap menerima sogokan dr Pencaker krn menerima CPNS tdk sesuai prosedur yg berlaku.

Kami panitia sdh menginformasi dgn cara melalui media Cetak maupun menempel kertas pengumuman terkait CPNS di setiap kampung.

Utk bagi para pencaker yg tdk memiliki Akta Mengajar dan STR berkas tetap akan kami terima. sekembalinya Bupati akan kami sampaikan apakah ada kebijakan bagi para guru yg tdk memiliki Akta mengajar dan kesehatan yg tdk memiliki STR.keputusan nantinya ada di bpk Bupati apakah mereka akan di sekolahkan atau ada kelas khusus

Humas Polres Sorong


Komentar

Create Account



Log In Your Account