MINGGU , 25 AGUSTUS 2019

Kapolres Sorong Diwakili Paur Humas Hadiri Undangan Diskusi Publik Dewanpers.

By: Redaktur Tribrata Papua Barat
Rabu , 15 Mei 2019 12:05

Tribratanewspapuabarat.com-Kepolisian resor sorong, Kapolres Sorong Akbp Dewa Made Sidan Sutrahna S. Ik yang di wakili paur humas subbaghumas Bag Ops Ipda Amiruddin menghadiri undangan Diskusi publik Dewanpers, bertempat di hotel Vega Km. 07 Kota Sorong, Selasa (14/05/2019) pukul 16.00 Wit.

IMG-20190515-WA0062

Diskusi publik Dewanpers tersebut di hadiri oleh Ketua Dewan Pers Nasional Yosep Adi Prasetyo, Kapolres Sorong Akbp Dewa Made Sidan Sutrahna, S. Ik di wakili Paur Humas Ipda Amiruddin, Waka Polres Sorong Kota Kompol Hengky K. Abadi, S. Ik, perwakilan Korem 171/PVT, Staf Ahli Bupati Kab. Tambrauw, Kabag Humas Kab. Tambrauw, Kabag Humas Sorong Kota, para pakar Pers dari Dewan Pers, IJTI dan ahli Pers.

IMG-20190515-WA0066

Ketua Dewan Pers Nasional Yosep Adi Prasetyo menyampaikan bahwa sesuai UU No. 40/1999 dewanpers dibentuk untuk mengembangkan Kemerdekaan pers dan meningkatkan kehidupan pers Nasional. Upaya ini dilakukan bekerjadama dengan Stakeholder pers dan berbagai K/L Negara dan Pemerintah Daerah untuk memajukan kemerdekaan pers.

IMG-20190515-WA0063

Kemudian menyampaikan bahwa pada tahun 2018 Dewan pers telah melaksanakan survei Indeks kemerdekaan pers (IKP) ketiga sebagai upaya untuk memetahkan perkembangan pelaksanaan hak kemerdekaan pers. Survei yang dilakukan di 34 propinsi indonesia menunjukan bahwa kondisi kemerdekaan pers di Papua Barat termasuk 3 terendah dan menurun dibandingkan tahun sebelumnya, selama 3 tahun terakhir, IKP di propinsi inipun tergolong terendah, ucapnya.

IMG-20190515-WA0063

Selanjutnya menyampaikan beberapa pesan moral kepada peserta diskusi, di antaranya pentingnya menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, dengan melaksanakan verifikasi, klarifikasi, dan konfirmasi informasi. “Hindari penggalian berita dari medsos, dan jauhkan pena (berita) kalian dari tujuan atau kepentingan tertentu,” kata Yosep.

Seorang jurnalis mesti bisa menjalankan tugasnya secara baik dan benar, sesuai kaidah UU Pers nomor 40 tahun 1999. “Dalam hal ini mengelola, mengumpulkan, menyajikan, dan mencari berita secara etika agar terhindar jeratan pasal 27 UU ITE,” ucapnya.
Yosep mengungkapkan saat ini ada sebanyak 47 ribu media, namun hanya 24 ribu yang terverifikasi di Dewan Pers. Dari jumlah itu, media terbagi tiga golongan, yakni media profesional, media partisan, serta media abal-abal.

“Seorang jurnalis pun tidak boleh gegabah menyimpulkan satu peristiwa sebelum mengetahui secara keseluruhan akan peristiwa itu, manakala ingin menjadikan satu berita. Hal ini dilakukan agar tidak terjerat UU ITE,” pungkasnya.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan Diskusi dan penandatanganan Nota kesepahaman antara Ketua Dewanpers Nasional Yosep Adi Prasetyo dengan Staf Ahli Bupati Kab. Tambrauw Bidang Penerintahan Mousche WJ. Woria, selama kegiatan berlangsung situasi dalam keadaan aman, tertib dan kondusif.


Komentar

Create Account



Log In Your Account