JUMAT , 15 NOVEMBER 2019

Polda PB : Jumlah Tersangka Pasca Rusuh Bertambah Jadi 20 Orang

By: Redaktur Tribrata Papua Barat
Senin , 02 September 2019 14:08

Tribratanewspapuabarat.com-Kepala Bidang Hubungan Masyarakat AKBP Mathias Y. Krey, SPd sampaikan informasi terbaru kepada pers terkait pengrusakan, penjarahan dan pembakaran sejumlah fasilitas pemerintah di Manokwari, Sorong, dan Fakfak, Senin (2/9) pukul 12.00 wit.

Dalam keterangan persnya, Kabid Humas menjelaskan update terbaru
terkait dengan penyidikan peristiwa kerusuhan di 3 wilayah se-provinsi Papua Barat.

Dari update tersebut ada penambahan tersangka dari 8 orang menjadi 20 orang yang dinaikan statusnya dari saksi menjadi tersangka.

AKBP Mathias Krey mengungkapkan untuk kabupaten Manokwari dari 7  menjadi 10 tersangka masing – masing, pembakaran kantor DPR Papua Barat berinisial SM, pembobolan ATM BNI di kompleks perkantoran MRPB 2 orang berinisial MA dan DA.

Pembakaran dealer dan mobil daihatsu oleh ASK, pabrik abon gulung oleh BW, emond store oleh YS, MS, dan RD, Pembakaran bendera merah putih IW, dan pengrusakan restoran Emji oleh YW.

Untuk penetapan tersangka di kota Sorong ada 7 orang masing – masing : pengrusakan bendera DEO Sorong oleh DR, Lapas Sorong oleh AW, FM, IM, Pembakaran dan pengrusakan gedung DPR Sorong oleh M, KS, dan MSM.

Sedangkan untuk penetapan tersangka peristiwa kerusuhan di Fakfak, Timsus Polda Papua Barat menetapkan 3 tersangka pembakaran pasar Tambaruni masing – masing berinisial PT, RK, dan YEA.

“Dari 20 tersangka ini bisa saja ada penambahan tersangka baru, kami aparat penegakan hukum terus melaksanakan proses penegakan hukum terkait kejadian kerusuhan di Papua Barat” tegas Kabid Humas Polda Papua Barat.

Kabid Humas menambahkan di kota Manokwari timsus sudah melakukan pendataan yang terjadi diantara 1 gedung permanen milik DPR Papua Barat, 1 gedung Rapat DPRD, 1 Gedung MRP Papua Barat, ATM BNI, kaca – kaca ruko diseputaran Jalan Merdeka, Manokwari.

Update terbaru soal aktor pengrusakan masih dalam pengembangan dari tim penyidik dan masih didalami, pelaku akan terus bertambah.

Terkait aksi demo hari ini Kabid Humas menjelaskan aksi demo hari ini, tidak resmi tidak ada surat ijin ke Kepolisian,

“Isu demo yang akan berlangsung hari ini tidak ada surat resmi ke Kepolisian untuk meminta ijin” tambah Kabid Humas

Terkait pasukan BKO yang datang kemarin ke Papua Barat sudah diberangkatkan ke Nabire,
Saat ini Papua Barat telah memiliki pasukan tambahan  Brimob Nusantara sebanyak 1280 Personil atau 13 SSK diantaranya di Manokwari 688 personil,atau 7 SSK
Di Sorong 400 personil, dan di Fakfak 92 personil. Pasukan banyak untuk menjamin keamanan bagi masyarakat.


Komentar

Create Account



Log In Your Account