MINGGU , 23 FEBRUARI 2020

Polda Papua Barat Rilis Data Penanganan Kasus Sepanjang Tahun 2019

By: Redaktur Tribrata Papua Barat
Selasa , 31 Desember 2019 07:38

Tribratanewspapuabarat — Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Dr. Tornagogo Sihombing memimpin press realise penanganan kasus sepanjang tahun 2019. Di dampingi Karo Ops, Irwasda, Kabid Humas dan sejumlah PJU, Kapolda Papua Barat memaparkan sejumlah pencapaian penanganan kasus selama 1 tahun ini.

Jendral bintang satu itu lalu menjelaskan soal data kecelakaan lalulintas dan pelanggarannya. Tahun 2019 ini, terjadi penurunan pada angka kecelakaan lalulintas dari tahun 2018 sebanyak 492 menurun di tahun 2019 sebesar 348. Jumlah korban meninggal dunia juga menurun dari 123 di tahun 2018 ke 104 di tahun 2019. Meski demikian, korban luka berat justru bertambah dari 133 di tahun 2018, Meningkat menjadi 251 di tahun 2019. Sementar itu untuk pelanggaran lalulintas juga menurun, dari total tilang dan teguran sebanyak 6.443, menurun 4.173 di tahun 2019.

Untuk data penanganan nakoba, terjadi penurunan yang cukup drastis, di mama untuk Narkotika pada 2018 ditangani sebanyak 140 kasus sedangkan 2019 hanya 93 kasus. Sementara untuk miras dan barang berbahaya di tahun 2018 ditangani 41 kasus, dan kemudian menurun menjadi 22 kasus di tahun 2019.

Sedangkan untuk tindak pidana Korupsi, sepanjang tahun 2019, Polda Papua Barat dan Jajaran menangani sebanyak 29 kasus dengan total 28 kasus tuntas. Tindak pidana tertentu sebanyak 3 kasua dengan 19 kasus tuntas, sedangkan tindak pidama cyber sebanyak 36 kasus dan menuntaskan 3 kasus.

Meski demikian, untuk kasus tindak pidana umum justru meningkat. Di tahun 2018 di tangani sebanyak 99 kasus dan menuntaskan 32 kasus. Sedangkan tahun 2019, ditangani sebanyak 134 kasus dan menuntaskan sebanyak 45 kasus.

Sepanjang 2019, kapolda juga memaparkan trend gangguan kamtibmas yang meningkat. Di mana di tahun 2018, kejahatan, pelanggaran, gangguan, dan bencana terjadi dengan total 3.676 kasus sedangkan di tahun 2019, kejahatan, pelanggaran, gangguan dan bencana terjadi dengan total 3.939 atau meningkat 7 persen dari tahun sebelumnya.

Trend penanganan kasus yang naik turun ini tentu ada faktor faktor penyebabnya. Untuk itu, di tahun 2020, Kapolda meminta agar masyarakat memiliki kesadaran hukum yang kiat sehingga dapat menganalisa terlebih dahulu dampak yang terjadi dari suatu tindakan.

Dijelang akhir tahun 2019, Kapolda juga mengingatkan agar masyarakat menahan diri untuk tidak berpesta miras dan melakukan konvoi. Kapolda mengajak agar masyarakat menyongsong tahun baru dengan baik, bukan sebaliknya menyusahkan diri sendiri dan orang lain lantaran pengaruh alkohol.


Komentar

Create Account



Log In Your Account